• SEKILAS INFO
728 x 90

Home / Kategori : Berita

Eldin : Rawan Pangan di Beberapa Kelurahan Masih Dijumpai

Badan Ketahanan Pangan,

Medan,BN-Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S Msi memberi Makanan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) dan Makanan Tambahan bagi Anak Sekolah Dasar (SD) dan Balita di SD Negeri 060925 Jalan Sisingamangaraja Kelurahan Harjosari I Kecamatan Medan Amplas, Kamis (06/03).

 

Pemberian Makanan ini merupakan program terpadu yang secara langsung maupun tidak langsung sangat terkait dengan kebutuhan para anak ? anak di sekolah dasar dan Balita dalam mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang unggul pada masa yang akan datang sehingga bibit generasi muda memiliki kecerdasan dengan gizi yang baik.

 

Turut Hadir dalam acara Pemberian Makanan tambahan tersebut Ketua DPRD Kota Medan Drs Amiruddin, Kakanmenang yang diwakili Ahmad Faisal, Ketua MUI Kota Medan yang diwakili Dra Hj Erlina Sari, Kepala Badan Ketahanan Pangan Ir Emalia Lubis, Para Asisten, Pimpinan SKPD Kota Medan,Para Camat,dan Pengurus Tim Penggerak PKK Kota Medan serta Ketua PGRI Kota Medan Drs Ramlan Tarigan.

 

Menurut Eldin, "Kegiatan ini merupakan salah satu wujud kesungguhan Pemko Medan untuk meningkatkan kualitas konsumsi pangan para Siswa ? Siswi dan masyarakat terutama anak ? anak dari keluarga yang kurang mampu, sekaligus langkah dalam membangun pilar ? pilar ketahanan pangan menuju kemandirian dan kecerdasan pangan Masyarakat Kota Medan", kata Plt Walikota.

 

Kemudian Eldin memaparkan bahwa Program ini juga sebagai bagian dari sosialisasi Perpres no 22 tahun 2009 tentang kebijakan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal.

 

"Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan pola konsumsi pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman bagi anak ? anak sekolah dasar guna meningkatkan kualitas konsumsi pangan, pemenuhan kalori serta perbaikan gizi dalam rangkat meningkatkan kualitas SDM yang sehat dan Produktif sesuai dengan Perpres nomor 22 tahun 2009", ungkap Eldin.

 

Eldin juga menjelaskan, " Pemberian Makanan B2SA dan makanan tambahan ini merupakan upaya peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang diversifikasi konsumsi pangan dan keamanan pangan sejak usia dini kepada para Siswa ? Siswa SD dan Balita di Kota Medan agar mereka tumbuh dengan gizi yang cukup",ujarnya.

 

Disamping itu Eldin juga menjelaskan hingga saat ini penganekaragaman belum sepenuhnya mendapat perhatian dari masyarakat dimana masih banyak dijumpai adanya rawan pangan di beberapa kelurahan seperti gizi kurang dan gizi buruk, untuk itu melalui program ketahanan pangan ini dapat menjadikan acuan dengan terus melakukan sosialisasi tentang konsumsi pangan beragam berbasis pangan lokal.

 

Melalui Kegiatan ini Eldin berharap, dengan pemberian makanan B2SA dan tambahan bagi siswa SD dan Balita se Kota Medan dapat meningkatkan derajat kesehatan para siswa sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalan penyediaan menu pangan yang berkualitas baik dan dapat menumbuhkan sikap kesadaran akan pentingnya mengkonsumsi pangan yang aman serta kegiatan ini memberikan pengalaman edukasi kepada orang tua murid dan para penjual makanan.

 

Sementara itu Ketua Badan Ketahanan Pangan Kota Medan Ir Emalia Lubis dalam laporannya menjelaskan tujuan diberikan makanan B2Sa dan makanan tambahan kepada Siswa SD yaitu untuk memperkenalkan pola pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman bagi anak sekolah dasar dan Balita guna meningkatkan kualiatas konsumsi pangan dan peningkatan asupan gizi bagi anak SD dan Balita di Kota Medan.

 

Menurut Emalia, pemberian makanan B2SA ini diberikan kepada siswa kelas 1 SD di tujuh sekolah dasar dengan jumlah siswa sebanyak 355 murid dan makanan tambahan diberikan kepada siswa kelas 1 dan 2 SD di sepuluh sekolah dasar dengan jumlah siswa yang mendapatkannya sebanyak 295 murid.

 

Sedangkan pemberian makanan tambahan bagi Balita diberikan kepada 180 Balita di empat Kelurahan yakni kelurahan Harjosari 1, Kelurahan Terjun, Kelurahan Tanjung Gusta, Kelurahan Lalang dan masing masing kelurahan diberikan kepada 45 Balita. Kegiatan ini dilakukan selama sebulan dan dilaksanakan setiap harinya.

 

Selanjutnya Plt Walikota Medan bersama Ketua DPRD Kota Medan dan rombongan lainnya memberikan secara langsung makanan kepada para Siswa SD dan Balita dan dilanjutkan dengan peninjauan Kantin Sekolah dan jajanan disekitar sekolah guna melihat kebersihan jajanan siswa SD. Jajanan dari sebagian ada yang langsung dibawa ke laboratorium untuk dicek apakah mengandung pewarna dan zat kimia berbahaya lainnya. Setelah dilakukan pengecekkan hasilnya negatif dan jajanan tersebut aman untuk dikonsumsi anak sekolah.

 

sumber : http://bongkarnews.com/

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

0 Komentar



Info Terkini

Link Terkait

Agenda

Video

,

Indeks Berita

Polling

    Apakah Badan Penanaman Modal telah cukup memberikan informasi kepada publik

     Lumayan
     Kurang
     Sangat Bagus

Statistik

    Pengunjung Online : 1
    Kunjungan hari ini : 43
    total hits: 26423