• SEKILAS INFO
728 x 90

Home / Kategori : Berita

Badan Ketahanan Pangan Medan Bertekad Majukan Tanaman Hidroponik

Badan Ketahanan Pangan, 

Medan, (Analisa). Badan Ketahanan Pangan Kota Medan bertekad untuk memajukan tanaman hidroponik. Tekad tersebut telah direalisasikan dengan mengajak para pelaku usaha kecil menengah, khususnya kaum ibu rumah tangga mengikuti pelatihan cara bercocok tanam hidroponik di Gerai UKM Sumut Jalan Perpustakaan Simpang Jalan Nibung Raya No. 28 Medan, Rabu (7/1). Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para anggota sehingga dapat menularkan peluang bisnis hidroponik ke masyarakat luas, khususnya di Medan.

 

“Kami berharap ibu dan bapak dapat memanfaatkan kegiatan ini dan tergerak untuk menanam sayur-sayuran entah itu di pekarangan rumah, di loteng-loteng, dimanapun. Tidak usah muluk-muluk berpikir untuk bisnis, kita awali saja untuk memenuhi kebutuhan sayur maupun buah konsumsi rumah tangga masing-masing,” ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Medan Emilia Lubis kepada para peserta yang terdiri dari 20 orang.

 

Demikian juga harapan Kabid Distribusi dan Akses Pangan Ali Usman Zuhdi yang bertugas sebagai Pembina UKM Sumut. Ia mengemukakan, bisnis atau tanaman hidroponik sangat populer di Jawa, khususnya di kota-kota besar. Ia bersama dengan pemateri yang juga praktisi hidroponik Medan, Samuel Wu beserta Liliana, bekerjasama untuk mendorong warga Sumut agar membudidayakan tanaman hidroponik.

 

“Selama ini kita bergantung pasokan sayur dan buah itu dari Berastagi dan Marelan. Padahal, kita bisa memanfaatkan pekarangan kita untuk menghasilkan tanaman yang menghasilkan pendapatan,” paparnya.

 

Samuel dan Liliana yang hadir sebagai pemateri menjelaskan potensi bisnis hidroponik tinggi. Samuel yang mengenal bisnis hidroponik dari Singapura dan menekuninya selama dua tahun belakangan mengatakan harga tanaman hidroponik lebih mahal dibandingkan harga tanaman organik tradisional. Produksi tanaman hidroponik juga lebih efisien dan menguntungkan.

 

Mubaelli, anggota UKM Sumut, sehari sebelum kegiatan tersebut telah mempraktikkan langsung cara bertanam sawi secara hidroponik yang diletakkan di balkon Gerai UKM Sumut lantai 4. Tanaman itu juga ditujukan sebagai sampel binaan Badan Ketahanan Pangan Sumut untuk memikat para anggota. Untuk menanam sawi dibutuhkan pipa seharga Rp.3,5 juta dan listrik yang mengairi tanaman secara kontinu. Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan penjelasan lebih mendetail atau ingin belajar tentang tanaman hidroponik, dapat  berkunjung ke UKM Sumut atau menemui Samuel Wu dan Liliana melalui Badan Ketahanan Pangan Medan. (dyt)

0 Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

0 Komentar



Info Terkini

Link Terkait

Agenda

Video

,

Indeks Berita

Polling

    Apakah Badan Penanaman Modal telah cukup memberikan informasi kepada publik

     Lumayan
     Kurang
     Sangat Bagus

Statistik

    Pengunjung Online : 1
    Kunjungan hari ini : 42
    total hits: 26422